Tempat Terbaik Untuk Baskara
:Kepada Baskara
Kamu adalah bintang paling terang disaat lampu-lampu kehidupan berubah menjadi kelam. Kamu adalah kehangatan yang dalam disaat angin dingin menembus setiap sel-sel kulit. Kamu adalah penghapus basah disaat hujan deras mengalir dari pelupuk mata. Kamu adalah rindu yang seketika menjelma menjadi kelabu, membuat segalanya menjadi sangat terasa sendu.
:Kepada Baskara
Jari kita saling bertaut, hati kita jauh terpisah. Bibir kita selalu tersenyum, hati kita semu membisu. Baskara, aku menganggapmu kehangatan yang sempurna. Dan kau menganggapku kehangatan dibalut kedinginan yang menikam jiwa. Aku selalu berharap agar kita sama-sama bisa saling menghangatkan. Dan kau, berharap agar kita sama-sama saling melepaskan.
:Kepada Baskara
Aku menganggapmu seolah-olah kamu adalah tempat pulang paling nyaman. Aku bersemangat, melangkahkan kakiku dengan cepat, mulutku bersenandung, lalu memelukmu. Namun, aku sadar mau napasku sampai tersengal-sengal sekalipun rasanya kamu tak akan pernah menganggapku sebagai hangat dalam dinginmu, sebagai terang dalam gelapmu dan sebagai rumah ketika kamu ingin mengistirahatkan tubuh dan menumpahkan segala keluh-kesahmu.
:Kepada Baskara
Pada setiap detik pun detak, pada setiap ucap pun batin. Kamu akan selalu menjadi sumber kehangatan yang tidak ada bandingannya. Kamu akan selalu menjadi bintang paling terang disaat aku tersesat dalam laku liku lamunan. Kamu akan selalu menjadi penghapus hujan walau acap kali kamulah yang membuat hujan itu. Kamu akan selalu hadir dalam ruang kecil di dalam kalbu, Baskara.
21 Juni 20//
Picture cr: pinterest

Kewrennn
BalasHapus