Bagaimana bisa kita-
origami bunga itu nyata bukan sekadar
merekah indah sampai membuncah
sebentar...
patahan kenangan terus berlalu lalang
mencuri perhatian setiap sudut pikiran
jangan-jangan, aku manusia bodoh?
detak pun detik tiap nya adalah perasaan menyebalkan
harum sekali bau parfum itu
sekelebat bau parfumnya saja
selebihnya, aku rindu...
bagaimana bisa...
renyah tawanya mengusik diri
bagaimana bisa...
senyum itu terekam jelas pada memori ingatan
bagaimana bisa kita...
puisi ini hanyalah salah satu dari puisi-puisi sampah yang aku buat
puisi yang tak akan pernah kamu baca
memang...
puisi ini sampah,
bahkan teramat.

Komentar
Posting Komentar